<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290</id><updated>2011-07-09T02:25:28.645+08:00</updated><title type='text'>Orange Bubblegum's Diaries</title><subtitle type='html'>My Orange Sides</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-7423269083797414662</id><published>2010-10-06T19:30:00.002+08:00</published><updated>2010-10-06T19:40:32.642+08:00</updated><title type='text'>Iseng iseng aja</title><content type='html'>hmm... udah lama banget sejak blog ini terakhir kali kuisi yah.. tadi iseng buka dan baca-baca lagi.. hehehe.. masa itu.. :) jadi pengen ngelola blog ini lagi.. tapi bingung harus mulai dari mana dan mengonsepnya bagaimana.. :D blog ini harusnya punya konsep yang berbeda dengan blog-ku yang lain. living like no other. jadi, harus mikir dulu nih sebelum bongkar2 ini.. hehehe.. tapi karena judulnya sudah tastebubblegum dengan tag to be a little bit gummy.. yah, kudu imut dan menggemaskan kali yah.. mikir berat nih.. hehehhe... udah ah.. :P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-7423269083797414662?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/7423269083797414662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2010/10/iseng-iseng-aja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/7423269083797414662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/7423269083797414662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2010/10/iseng-iseng-aja.html' title='Iseng iseng aja'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-511839720280068298</id><published>2008-11-06T21:07:00.001+08:00</published><updated>2008-11-06T21:07:52.348+08:00</updated><title type='text'>Setelah sekian lama</title><content type='html'>Yuhuu.. Bubblegum’ers, setelah dihitung-hitung, udah lama banget yah aku ga blogging. Posting terakhir aja 20 Mei, berarti udah sekitar 5 bulan lebih aku ga blogging. Parah banget. Terlalu banyak kesibukan kali yah. Tapi gapapa, sekarang kan udah mau blogging lagi.&lt;br /&gt;Hari ini mau ngulas apa yah??&lt;br /&gt;Ow, yang lagi actual banget aja lah dalam kehidupanku. Apa lagi klo bukan skripsi dan skripsi, hehe. Yups, masuk ke semester ke tujuhku ini, tekadku sudah bulat untuk tutup teori, walaupun dengan kesadaran bahwa masih banyak nilai C dan bahkan ada nilai D yang belum kuulangi. Tapi dengan keinginan yang kuat untuk mengakhiri dengan segera segala bentuk penderitaan ini, akhirnya, aku putuskan bahwa pengambilan mata kuliah teori sudah berakhir sampai disini saja. Kuitung-itung sih, jumlah mata kuliah wajib dan pilihan yang kuambil sudah cukup untuk mengantarku menjadi STP (Sarjana Tapi Pengangguran, eh, Sarjana Teknologi Pertanian), setelah ditambah skripsi dan seminar tentunya. Berangkat dari tekat yang bulat itu, akhirnya dengan tanpa banyak cing cong, aku hanya mengambil 6 sks semester ini yaitu 5 sks skripsi dan 1 sks seminar. Hehehe. Beruntung banget aku kena penggantian DPA mulai semester ini. DPA-ku yang lama sedang melanjutkan studi S3 beliau di Korea. DPA-ku yang baru, dengan tanpa pikir panjang, berbekal melihat IP-ku semester lalu yang yah…lumayan, serta merta langsung menyetujui KRS-ku. Qiqiqiqi…yah, secara beliau tidak mengetahui histori nilai-nilaiku. Padahal, aku sempat berdebat gitu sama DPA-ku yang lama soal mengulang atau tidak nilai mata kuliahku yang jelek. Aku sih maunya yang praktis aja alias ga usah diulang. Males kan belajar lagi, kuliah lagi, padahal udah lupa, ditambah dengan resiko bisa aja dapet nilai tambah jelek. Tapi beliau dengan amat sangat, menyarankan sekali kalau di KHSku itu sangat sebaiknya hanya ada nilai A dan B. Maksudnya biar terlihat indah gitu. Tapi akunya tetep aja ngotot.&lt;br /&gt;So, dengan sukses, enam sks itupun kuambil semester ini. Sebenernya diawal semester kemaren aku sama sekali masih ngeblank mengenai topic penelitian, yah, walaupun ada satu topic yang ga berhenti-berhenti melintasi otakku yang lama-lama bikin aku nggak tahan dan akhirnya kuladeni.&lt;br /&gt;Sekarang ini, aku sedang berkutat untuk menyelesaikan proposal penelitianku dan membuat desain penelitiannya gitu lah. Jadi biar penelitianku bisa berjalan dengan lancar, ternyata sangat banyak hal yang perlu aku pelajari dan huah…ga semudah yang aku banyangin ternyata.&lt;br /&gt;Sebagai pernyataan resmi, topic skripsiku adalah analisis sistem antrian. Ga kebayang sebelumnya. Ini adalah topic dari mata kuliah Advanced Operation Research atau Riset Operasional Lanjut yang secara nekat aku ambil semester lalu. Huah, mata kuliah yang momok banget buat aku, frekwensi masuk kuliahku selama ngambil mata kuliah ini bahkan bisa dihitung dengan jari sebelah tangan aja (berapa tuh?). Gila, udah gak dapet feel-nya sama sekali di mata kuliah ini dan bahkan aku sempat berpikir bakal nge-reject mata kuliah ini dari portal akademikku. Tapi secara aneh, di akhir semester akhirnya aku dapet nilai A. dink…dink…dink….. Dan itu semua membuatku merasa aneh. Dan setelah aku mengkaji sebuah topic dalam mata kuliah ini yaitu Queuing Theory alias Teori Antrian, huah, rasanya kayak ketemu missing piece, dapet banget tuh feelku disitu. Dengan demikian, jadilah sebuah alasan yang sangat masuk akal untuk melamar Queuing Theory sebagai topic penelitian skripsiku.&lt;br /&gt;Begitulah ceritanya Bubblegum’ers, BTW karena si Queuing Theory udah kangen banget sama aku n’ mo ngajakin aku kencan lagi, aku harus off dulu nih. Makasih banget udah mau baca postingku yah bubblegum’ers. Silahkan post comment or anything semau kamu. Bubye…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-511839720280068298?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/511839720280068298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/11/setelah-sekian-lama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/511839720280068298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/511839720280068298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/11/setelah-sekian-lama.html' title='Setelah sekian lama'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-6339387479396600755</id><published>2008-11-06T21:00:00.000+08:00</published><updated>2008-11-06T21:06:59.596+08:00</updated><title type='text'>Stop Stereofoam untuk Kesehatan dan Lingkungan</title><content type='html'>Ini sebenernya artikel yang udah lama banget mau kuposting, tapi baru sempat di-up-load sekarang. Gapapa deh...&lt;br /&gt;10 Juni 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuhuu... saatnya blogging lagi nih, tapi kali ini lebih ke TIP. Belum lama ini aku ngerjain tugas dari dosen untuk tiket ujian mata kuliah Teknologi dan Manajemen Pengemasan. Topik tugasnya adalah Packaging vs Environment. Waktu aku browsing n’ baca sana sini, awalnya sih aku berencana mengulas plastik mikroseluler, tapi berhubung banyak banget yang nggak berhasil aku pahami, akhirnya sehari sebelum deadline, aku ganti jalur ke kemasan stereofoam dan inilah hasil kerjaku :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop Stereofoam untuk Kesehatan dan Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.        LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Makin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan member tantangan baru bagi industri pangan untuk memproduksi produk pangan yang berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi. Sikap selektif konsumen tidak hanya diimplementasikan pada pemilihan produk pangan yang berkualitas dan aman dikonsumsi namun juga meliputi bagaimana penyimpanan, pengemasan, pengangkutan, dan cara pemasaran dari produk tersebut. Kemasan yang dapat dikatakan merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari produk memperoleh perhatian terbesar dari konsumen setelah produk itu sendiri.&lt;br /&gt;Kemasan merupakan komponen yang sangat rentan terhadap preferensi konsumen. Kemasan merupakan hal pertama yang dilihat dan segera memperoleh perhatian dan penilaian dari konsumen yang akan sangat berpengaruh pada preferensi konsumen terhadap produk. Kesadaran akan keamanan pangan menyebabkan semakin tingginya kualitas kemasan yang diminta konsumen. Konsumen semakin menuntut kemasan yang benar-benar dapat menjaga dan melindungi produk dari perubahan-perubahan sifat baik secara fisik, kimia, maupun biologis sehingga dapat mempertahankan karakteristik produk pangan tetap sama dari saat diproduksi sampai dengan saat dikonsumsi.&lt;br /&gt;Dalam perkembangan selanjutnya, kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan mewarnai industri pangan. Tidak hanya untuk kualitas dan keamanan pangan, produsen juga dituntut untuk merancang sistem produksi yang ramah lingkungan dan sesedikit mungkin mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Kemasan yang tak luput dari dampak meningkatnya kesadaran lingkungan menghadapi tantangan baru tidak hanya harus dapat menjaga karakteristik produk pangan hingga dikonsumsi, namun juga harus ramah lingkungan dari pemilihan bahan baku, proses produksi, maupun setelah kemasan tidak digunakan lagi dan dibuang ke lingkungan.&lt;br /&gt;Dengan adanya tantangan baru pada industri pangan ini, diperlukan sebuah sistem untuk mengendalikan kemasan produk pangan sehingga dapat memenuhi permintaan konsumen yaitu kualitas dan keamanan pangan serta kelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.      PERMASALAHAN&lt;br /&gt;Pada awal perkembangan industri pangan, produk pangan dikemas dengan menggunakan bahan-bahan alami yang tersedia di alam dengan teknik pengemasan yang sangat sederhana. Hal ini sesuai dengan kebutuhan bahwa produk hanya diperdagangkan dalam jangka waktu yang singkat dan jarak yang dekat. Semakin lama, perdagangan produk pangan semakin luas bahkan sampai pada perdagangan internasional atau perdagangan antar negara. Struktur baru dalam perdagangan ini menyebabkan semakin diperlukannya sistem pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutan.&lt;br /&gt;Berbagai kemasan dari berbagai material berkembang seiring dengan perkembangan industri pangan hingga saat ini dikenal berbagai jenis bahan kemasan yaitu kemasan kaca atau gelas, kemasan plastik, kemasan kertas, kemasan kaleng, kemasan stereofoam, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Saat ini, tuntutan konsumen sampai kepada produk pangan yang berkualitas tinggi, aman dikonsumsi, dan ramah lingkungan serta menggunakan sistem pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutan yang juga ramah lingkungan. Untuk menghadapi tantangan ini, industri pangan terus mengusahakan penggunaan bahan kemasan yang dapat menjaga kualitas dan keamanan pangan dan aman bagi lingkungan.&lt;br /&gt;Bahan stereofoam pada awalnya digunakan sebagai bahan pelindung untuk produk-produk elektronik seperti televisi, komputer, radio, dan sebagainya untuk menahan benturan-benturan ringan sehingga mencegah kerusakan mekanis pada produk-produk elektronik. Dalam industri, stereofoam digunakan sebagai bahan insulasi untuk mempertahankan suhu.&lt;br /&gt;Sifat bahan stereofoam yang dapat mempertahankan suhu baik panas maupun dingin, harga yang murah, anti bocor, dapat mempertahankan bentuk, praktis, serta penampilannya yang menarik dan terkesan bersih dengan segera menarik perhatian produsen untuk menggunakan bahan stereofoam sebagai kemasan produk pangan. Penggunaan kemasan stereofoam untuk produk pangan kemudian berkembang pesat dari mulai penggunaannya untuk produk-produk makanan tradisonal sampai dengan produk pangan manufaktur. Kemasan stereofoam mulai luas digunakan dari penjaja makanan di pinggir jalan, restoran cepat saji, sampai kepada industri-industri besar.&lt;br /&gt;Namun berbagai karakteristik bahan kemasan stereofoam yang begitu menggiurkan bagi industri pangan segera luruh karena bahan stereofoam diindikasikan memiliki bahaya bagi kesehatan dan lingkungan yang berarti bahwa kemasan stereofoam tidak dapat memenuhi kriteria permintaan dari konsumen mengenai bahan kemasan yang aman dan ramah lingkungan.&lt;br /&gt;Stereofoam dibuat dari bahan kopolimer styrene yang diproses dengan benzene. Bahan-bahan tersebut merupakan bahan yang bersifat karsinogenik dan sangat berbahaya bagi kesehatan. Jika bereaksi dengan panas, lapisan stereofoam dapat mencairkan banyak residu stereofoam yang berbahaya dan beracun. Dampak residu stereofoam dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC) yaitu gangguan pada sistem endokrin dan reproduksi pada manusia karena bahan karsinogenik.&lt;br /&gt;Benzena pada bahan stereofoam dapat menyebabkan masalah pada kelenjar tyroid dan mengganggu sistem saraf sehingga dapat menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, mengakibatkan sulit tidur dan badan gemetar serta mudah gelisah. Pada beberapa kasus, benzene bahkan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran dan kematian. Saat benzene masuk ke dalam tubuh, benzene kemudian akan masuk ke sel-sel darah dan terakumulasi di sumsum tulang belakang dan dapat merusak sumsum tulang belakang. Dengan demikian akan mengurangi produksi sel-sel darah merah dan mengakibatkan anemia. Efek lain yang diakibatkan adalah menurunnya sistem imun atau kekebalan sehingga menngkatkan kerentanan terhadap berbagai penyakit. Pada wanita, dampak juga akan meluas pada siklus menstruasi dan kehamilan. Benzene juga diindikasi dapat menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat. Beberapa lembaga dunia seperti WHO (World Health Organization), International Agency for Research on Cancer dan EPA (Environmental Protection Agency) telah mengkategorikan stereofoam sebagai bahan karsinogenik (pemicu timbulnya kanker).&lt;br /&gt;Tidak hanya dengan panas, menurut hasil penelitian, bahan stereofoam juga peka terhadap lemak, asam, serta alkohol. Ketiga bahan tersebut diindikasikan dapat mempercepat laju perpindahan bahan-bahan berbahaya dari lapisan stereofoam kepada makanan. Padahal, umumnya lemak dan asam merupakan bahan yang sangat sering kita jumpai dalam makanan. Di beberapa tempat penjualan makanan cepat saji bahkan terdapat jasa menghangatkan kembali produk makanan yang dikemas dalam stereofoam dengan microwave. Dengan demikian, dapat dibayangkan betapa besar resiko yang dihadapi konsumen untuk mengkonsumsi makanan hangat mengandung asam, lemak, dan alcohol yang dikemas menggunakan stereofoam. Sangat tidak bijaksana bahwa saat ini terdapat beberapa industri makanan yang menyatakan keamanan penggunaan stereofoam bahkan untuk makanan instan yang diseduh dengan air panas.&lt;br /&gt;Selain berakibat negative bagi kesehatan, penggunaan stereofoam juga berdampak sangat tidak baik bagi lingkungan. Penguraian stereofoam di lingkungan dapat berlangsung puluhan dan bahkan dapat mencapai ratusan tahun. Semakin banyaknya penggunaan kemasan stereofoam dapat menyebabkan penumpukan limbah kemasan stereofoam yang merusak lingkungan. Penguraian kemasan dengan cara pembakaran justru akan melepaskan bahan-bahan berbahaya dalam stereofoam ke udara yang sangat berbahaya bila terhirup dan terakumulasi dalam tubuh. Kemasan stereofoam yang terbawa ke laut akan merusak biota laut. Beberapa perusahaan yang mendaur ulang stereofoam hanya menghancurkan stereofoam lama untuk membentuk stereofoam baru dan kemudian menggunakannya kembali sebagai bahan kemasan baru.&lt;br /&gt;Dari segi proses pembuatan, produksi bahan kemasan stereofoam juga tidak ramah lingkungan. Data EPA (Environment Protection Agency) pada tahun 1986 menyebutkan bahwa proses pembuatan stereofoam menghasilkan sangat banyak limbah yang berbahaya dan mengantarkan proses pembuatan stereofoam sebagai penghasil limbah berbahaya terbesar kelima di dunia. Proses pembuatan sterofoam juga menimbulkan bau tak sedap yang mengganggu pernapasan.&lt;br /&gt;Produksi stereofoam melepaskan 57 bahan berbahaya ke udara termasuk CFC yang merusak lapisan ozon. Dengan demikian semakin banyak dampak negative penggunaan stereofoam sebagai bahan kemasan sehingga perlu dilakukan langkah-langkah untuk mengurangi dan dalam perkembangan selanjutnya menghentikan penggunaan stereofoam sebagai bahan kemasan produk pangan demi kesehatan dan kelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.    SOLUSI PERMASALAHAN&lt;br /&gt;Berdasarkan permasalahan yang telah diungkapkan diatas, sangat diperlukan langkah-langkah atau gerakan-gerakan untuk mengurangi dan kemudian menghentikan penggunaan bahan stereofoam untuk kemasan produk pangan.&lt;br /&gt;Masalah terbesar yang dihadapi dalam usaha mengurangi penggunaan bahan kemasan stereofoam adalah penggunaannya yang sudah semakin luas dan membudaya. Banyak konsumen yang telah memiliki kesadaran tentang bahaya penggunaan bahan kemasan stereofoam terhadap kesehatan dan lingkungan namun masih membeli produk dengan kemasan stereofoam karena terpaksa. Hal ini dikarenakan masih banyaknya industri makanan baik skala UKM maupun industri besar yang menggunakan kemasan stereofoam.&lt;br /&gt;Untuk mengurangi penggunaan bahan kemasan stereofoam, pemerintah diharapkan dapat memberikan sanksi yang tegas untuk membatasi penggunaan bahan kemasan stereofoam untuk produk pangan yang tersertifikasi. Selain itu perlu dibentuk lembaga yang secara berkala dapat dipercaya untuk mengawasi penggunaan bahan kemasan stereofoam agar tidak melebihi batas-batas yang membahayakan lingkungan dan kesehatan.&lt;br /&gt;Langkah yang sudah terlihat dari industri pangan adalah keputusan yang dilakukan oleh perusahaan makanan cepat saji Mc Donald untuk menghantikan penggunaan stereofoam untuk kemasan produk-produknya. Dengan adanya peraturan yang tegas dari pemerintah, gerakan ini diharapkan dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang lain hingga dapat secara penuh menghentikan penggunaan stereofoam sebagai bahan kemasan industri pangan.&lt;br /&gt;Untuk membudayakan penggunaan bahan kemasan yang ramah lingkungan, diperlukan peran aktif lembaga pendidikan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan yang aman bagi lingkungan. Pendidikan mengenai pentingnya penggunaan bahan-bahan yang aman bagi lingkungan dapat dimulai dari jenjang pendidikan yang paling dini dengan menginformasikan kepada anak-anak tentang bahaya penggunaan kemasan stereofoam bagi lingkungan serta memberikan teladan untuk membudayakan penggunaan bahan yang aman bagi kelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk menjaga kelestarian lingkungan adalah menggunakan bahan-bahan alami yang biodegradable sebagai bahan kemasan tanpa mengurangi keamanan pangan pada proses pengangkutan, penyimpanan, dan pemasaran. Dengan demikian, menjadi tantangan baru bagi industri untuk mencari bahan kemasan yang memenuhi syarat kualitas dan keamanan pangan serta ramah lingkungan.&lt;br /&gt;Dalam mengurangi penggunaan bahan kemasan stereofoam untuk produk pangan di gerai-gerai dan restoran, perlu dibudayakan kepada masyarakat untuk mulai menggunakan tempat makanan pribadi untuk membawa makanan yang dibeli. Selain lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan, penggunaan tempat makanan pribadi dapat mengurangi sampah bahan kemasan sehingga akan berdampak baik bagi kelestarian lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV.    KESIMPULAN&lt;br /&gt;Penggunaan stereofoam sebagai bahan kemasan produk pangan memilki banyak dampak negative bagi kesehatan dan lingkungan sehingga diperlukan langkah-langkah untuk menghentikan penggunaan bahan kemasan stereofoam. Langkah-langkah yang dapat diterapkan adalah dengan memberikan pendidikan kepada generasi muda, membatasi secara hukum penggunaan stereofoam, menggunakan bahan-bahan yang biodegradable sebagai pengemas, dan membudayakan kepada masyarakat tentang penggunaan tempat makanan probadi yang lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pencintasenja.multiply/"&gt;www.pencintasenja.multiply&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.foldermagazine.com/"&gt;www.foldermagazine.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.organisasi.org/"&gt;www.organisasi.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.web.bisnis.com/"&gt;www.web.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ngerjain tugas ini aku cuma sekedar tau aja klo kemasan stereofoam itu ga baik bagi kesehatan dan lingkungan tapi aku ga begitu peduli dan masih tetap membeli produk berkemasan stereofoam. Sekarang setelah aku nulis ulasan seperti ini, masak iya aku ga malu klo masih pake kemasan stereofoam? Malu aja ah. Sekarang, ga mow mow lagi. Kamu gimana?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-6339387479396600755?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/6339387479396600755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/11/stop-stereofoam-untuk-kesehatan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/6339387479396600755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/6339387479396600755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/11/stop-stereofoam-untuk-kesehatan-dan.html' title='Stop Stereofoam untuk Kesehatan dan Lingkungan'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-6994536278940719401</id><published>2008-05-20T17:41:00.000+08:00</published><updated>2008-05-20T17:45:12.196+08:00</updated><title type='text'>Being My Self and Loving Life</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Ronan Keating bener banget klo hidup itu emang kayak roller coaster. Meluncur, berputar, menukik, jungkir balik, dan Aaarrrggghhh……seringnya bikin takut n’ deg-degan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Tapi roller coaster yang begitu menegangkan itu nyatanya bikin orang selalu merasa tertarik, tertantang, penasaran, dan ketagihan, roller coaster itu bikin orang jadi pengen, pengen, pengen, dan pengen naik lagi, lagi, lagi, dan lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Begitu juga dengan hidup. How could it be? Yah, karena hidup itu emang asyik, gimanapun misteriusnya, betapapun ga terduganya, seberapapun jungkir baliknya, tetep aja ga da yang ga penasaran sama serunya petualangan kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Susah&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;, seneng, marah, bingung, kecewa, sedih, ceria, bangga, patah hati, semua itu bagian dari kehidupan yang terlalu seru buat dilewatin begitu aja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Siapapun aku, setidaknya sudah 21 tahun ini aku tinggal di dunia kehidupan, aku kagum banget terhadap betapa uniknya hidup itu, karenanya, aku ga akan terlalu pusing mikirin tentang bagaimana seharusnya kehidupanku berlangsung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Kata Shakespeare, hidup itu seperti sandiwara, dan orang-orang baik pria dan wanita, adalah pemainnya. Dan aku rasa sandiwara ini adalah sandiwara yang keren banget.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;So….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;In the script of our life, we all got a part we must play.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;And I’ve done it.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;But I’ve done it my way.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Yah, begitulah, all I wanna do is being my self and loving life…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;……………………….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Dhamayanti, 100% Life Lover&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-6994536278940719401?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/6994536278940719401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/being-my-self-and-loving-life.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/6994536278940719401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/6994536278940719401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/being-my-self-and-loving-life.html' title='Being My Self and Loving Life'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-4815403139679061860</id><published>2008-05-20T17:35:00.000+08:00</published><updated>2008-05-20T17:39:12.448+08:00</updated><title type='text'>Halaman Persembahanku</title><content type='html'>&lt;p class="MsoTitle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Halaman ini kubuat untuk menyatakan terima kasih yang tak terkira untuk semua orang yang begitu berarti dan punya banyak peran dalam pengerjaan Laporan Kerja Praktekku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoTitle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoSubtitle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Om&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt; Swastyastu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Bersama Ucapan Terima Kasihku yang Mendalam, Seluruh Sumber Dayaku dalam Pengerjaan Laporan Kerja Praktek Ini Aku Persembahkan Kepada :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ida Sang Hyang Widhi, untuk anugerah-Mu dalam setiap kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText3" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Mama, cinta sejatiku, untuk cinta dan doa yang membuat setiap hariku penuh dengan kehidupan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bapak, sahabat terbaikku, untuk waktu yang tak pernah habis untuk keluh kesahku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Agra&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dan Aura, energi terbesarku, untuk setiap senyum dan tawa yang kalian ukir di wajahku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Alm. Wayah, untuk inspirasi kehidupan yang senantiasa mengalir seperti mata air yang tak pernah kering.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mbah Uyud, Ibuk, Bapak Parto, Mbak Nining, Mas Suryo, Mbah Sumar, Mas Lerie, dan seluruh keluarga besarku di Jogja, untuk suasana kondusif dan menyenangkan yang selalu kalian berikan padaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ninik, Om Putu, Bik Mei, Om Gede, Bik Yik, Om Agus, Bik Nur, Bik Dodok, Om Renggo, Mbok Nina, Bli Kadek, Koming, Khrisna, Dwik, Dedun, Danur, Depik, Nanda, I’in, dan seluruh keluarga besar di Bali, untuk suluruh dukungan dan motivasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sahabat-sahabat dan teman-teman, para penjaga hatiku, Anita (I miss u nit), Novia (kapan kita ketemu lagi Nov), Dina (kapan2 ajarin lagi ya Din), Nanak (Nak, maafin aku ya soal itu), Arik (jadi inget waktu berangkat sekolah bareng), Tris (buatin aku jus strawberry lagi dong), Cista (gimana kabarmu sekarang yah?), Yana (udah tiga tahun deket gini kok baru ketemu ya mi?), Nobit (awet banget, bikin iri aja), Cok (thanks banget nasehatnya), untuk setiap waktu dimana kita saling berbagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dina (The Warior Princes), thanks for being my sister. I love you.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Special thanks to Yasti (cewek paling ga manja yang pernah kukenal), Fika (ya ampun fik, kamu lembut banget to?), Arini (Udah kutulis nih), Shyntia (kita se-lab lagi shyn, ga bosen to?), nice girls, thanks ya dukungannya…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Temen-temen TIP’05 semuanya Gladi, Ibnu, Gundul (sori kadang nelat bayar pulsa), Heru (untung ga jadi Heru Potter), Ndut (kurangin makan ndut..), El, Tari (semangat ri), Pipit (bocah prematur, bukumu blon kubalikin je dek), Mamik, Acie (masih melihara pitik jeng?), Adit (chat lagi yook), Erry (ihi…Toshiba baru nih), Danang (thanks bolpenku diopeni), Ikhsan (ngopo to yo?), Anna (SunMor’an lagi yok na?), Faul (jangan ngantuk ‘ul!), Ryo (sori ya diajarin di ansis berkali-kali aku lupa terus), Maya (sekelompok’an limbah nih), Mustofa (dah sembuh to?), Mbak Ayuk (rajin banget mbak), Mbambot (masak namaku jadi kutu aer?), Om (guede banget je), Seno, Nurma (ntar klo dapet bahan ujian bagi2 ya?), Rino (kepemimpinanmu TOP), Billy, Iqbal (kamu kok fotogenik to Bal?), Joni (“kita kopi aja dari yang laen”), Dika (agak kurusan lho cem), Budi (sekelas nih ROL), Isnaen, Kak Bonny, Rindang, Aang (jangan bingung sama wanita Ang), Isum, Nurul, Ntik, Ardian, Onie (ya ampun Onie, kamu kok sabar banget sih?), Afif (tanya buku statistik sekali lagi dapet piring kamu), Amri (tasmu apik je), Ika (sekelompok’an KKN deh), Wening (we, aku dah bayar fieldtrip lho), Cece (cece marice hehe, eh, si kuman).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ibu Sumiyati dan Keluarga, terima kasih untuk selalu memberiku rumah berikut cinta dan suasana kekeluargaan yang selalu kurindukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rekan kelompok Jatekku, Angga (awas, bakal kubales jambakanmu), Menik (ajarin lagi dunk Nik), Molen (yea yea yea, aku sudah melihat bagaimana realita dari data outlier itu), untuk kerja sama yang luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bu Dyah dan Pak Iwan, untuk semua bimbingan dan kesabaran kepada saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pak Jumeri, untuk semua bimbingan sepanjang saya kuliah, hiks, sekarang bapak ninggalin kami ke &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Korea&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, ga bisa liat kami wisuda dunk pak?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Temen-temen se-TP seluruh angkatan &amp;amp; jurusan, sukses buat kalian semua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;For the last……&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk gejolak dan emosiku, Martha. Yeah, you turned my whole world up and down, but for every second we shared together, thank you&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;h3 style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;" lang="EN-US"&gt;Om Shanti Shanti Shanti &lt;st1:place st="on"&gt;Om&lt;/st1:place&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dhamayanti_Arik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-4815403139679061860?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/4815403139679061860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/halaman-persembahanku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/4815403139679061860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/4815403139679061860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/halaman-persembahanku.html' title='Halaman Persembahanku'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-8571441856184827417</id><published>2008-05-20T17:31:00.000+08:00</published><updated>2008-05-20T17:34:42.184+08:00</updated><title type='text'>The Story of Ujian Jatek</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Hari itu Jumat, 22 Februari 2008, jam setengah tujuh pagi aku udah nyampe kampus. Aku sengaja banget pake baju yang resmi n’ rapi, berusaha sesopan n’ se-&lt;i style=""&gt;sweet&lt;/i&gt; mungkin (ca’ile…), dengan blouse panjang biru, celana kain, sepatu pantovel, bando yang match sama bajuku (sengaja aku beli kemarennya), dan kebetulan tasku juga biru, aku siap secara fisik untuk ujian Jatek. Blue, mungkin jadi lucky charm-ku hari itu. Penuh perjuangan sambil ngangkat bawaanku yang berat, aku naik tangga ke lantai 2 menuju bagian perlengkapan untuk ngambil kunci ruang ujianku. Weleh, udah ngos-ngosan gitu ternyata perlengkapan belum buka. Akhirnya aku putuskan buat nungguin aja di lantai 5 (kali ini naik lift). Aku coba ngintip ke ruang 510, Cuma ada empat kursi di dalem situ, jadi deg-deg’an, apa ya yang bakal terjadi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Aku sempat bolak-balik lantai 2-5 sekitar 3 kali sampai akhirnya aku temuin ruang perkap udah buka dan aku dapetin kuncinya. Dengan bantuan bapak “Perkap” (makasih banget lho pak!!), aku siapin semua peralatann di ruangan itu. Setelah semuanya siap, aku sms kedua dosenku yang tadinya sebenernya udah datang tapi nunggu di kantornya karena ruang ujian belum dibuka. Sambil nunggu dosennya dateng, aku coba klik sana-sini di slide presentasiku mastiin semua link yang aku bikin bisa berfungsi dengan baik. Yup, semuanya baik (jadi serasa berlebihan karena aku bawa banyak banget back-up data hari itu, but, garansi itu penting &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:State&gt;?).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Tepat pukul 07.30 (mundur 30 menit dari jadwal yang direncanakan), ujianku dimulai, aku memulai presentasiku dengan salam pembuka dan melanjutkan penjelasan ke tugas umum dulu. Eh, di tengah presentasiku itu, tiba-tiba dosennya malah asyik ngobrol sendiri, ragu bersikap ngga sopan, aku berhenti sebentar, tapi ternyata dosennya nyuruh aku lanjut, jadilah semua orang di ruangan itu ngobrol sendiri, klo ada cicak ya mungkin cuma cicak yang ngedengerin. Jadi gini ya rasanya jadi dosen yang klo ngajar ga diperhatiin sama mahasiswanya, ngerti…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Setelah mulai slide tugas khusus, perhatian jadi lebih terasa, satu per satu slide lewat tanpa hampir ga ada satu pun yang luput dari pertanyaan, so, presentasi yang harusnya selesai 15 menit akhirnya jadi lebih dari setengah jam. Walaupun masih ada beberapa kekurangan di tugas khususku, tapi aku rasa para dosen cukup puas sama hasil kerjaku. Tanpa disangka-sangka, aku dapet pertanyaan dari tugas umum. Matilah, emang karena jujur, malem sebelumnya aku fokus belajar cuma di tugas khusus aja, beside, tugas umum udah lebih dari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;lima&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; bulan sebelumnya selesai aku kerjain. Waduh, ketemu titik lemahku ini, dosen pun tak tanggung-tanggung membabatku, dan ketauan dehh…udah terlalu lama berkutat sama tugas khusus sampe udah lupa sama tugas umumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Yah, walaupun dengan segala keterbatasanku, akhirnya pengerjaan laporan kerja praktekku dapat diterima dan aku dinyatakan lulus. Sebelumnya sempat dibuat tegang dulu dengan disuruh nunggu diluar ruangan untuk perundingan dosennya. Masih ada periode revisi seminggu berikutnya, tapi revisi yang ga terlalu banyak sehingga beneran bisa selesai tepat waktu. Setelah masa itu, rasanya ada batu sebesar gunung yang barusan diangkat dari dalem perutku….ga terkira rasa lega yang aku rasain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Buat temen-temen yang lagi mau persiapan ujian Jatek, ternyata ujian ga seserem yang kita khawatirkan, dan juga aku ucapkan “Sukses Yah!!!”. Buat yang belum kelar laporannya, buruan diselesai’in, jangan ragu klo butuh bantuanku, aku pasti bantu semampuku, yang penting kita harus tetep “SEMANGAT”!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-8571441856184827417?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/8571441856184827417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/story-of-ujian-jatek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/8571441856184827417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/8571441856184827417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/story-of-ujian-jatek.html' title='The Story of Ujian Jatek'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-2956498036172975356</id><published>2008-05-20T17:19:00.000+08:00</published><updated>2008-05-20T17:31:02.633+08:00</updated><title type='text'>My Jatek, My Bloody Job</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Udah sekitar tiga bulan sejak ujian jatekku berlalu tapi masih segar dalam ingatanku, bukan saat-saat aku menjalani hari-hari di perusahaan, atau saat-saat tegangku menghadapi ujian, tapi lebih pada hari-hari dimana aku berkutat dengan tugas khususku. It’s truly a bloody job.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Kerja praktekku di perusahaan dimulai pada Juli dan berakhir pada Agustus 2007 lalu. Karena kejenuhan setelah semester 4 yang berat, dan karena liburan semester pendekku yang kepake buat kerja praktek, selepas kerja praktek aku nekat mutusin pulang ke Bali ga peduli bahwa sisa liburanku cuma tinggal dua minggu. Kupikir lumayan lah buat cuci otak sekalian nyiapin mental buat menghadapi hari-hari berat pengerjaan laporan Jatek dan nyiapin mood buat semester 5. Besides, aku juga udah kangen sama orang-orang rumah, temen-temenku, and surely my boyfriend (sekarang ex-boyfriend). Sebelumnya, aku sempatin buat ngelengkapin kekurangan dataku dan juga konsultasi ke dosen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Rumah bener-bener bisa memperbaiki moodku secara exponensial. Diskusi dengan Dad, curhat sama Mom, becandaan bareng adek-adek, ketemu temen-temen, dan waktu kencan ekstra memusnahkan semua peluang stress mikirin tugas khusus. It’s such an ecstasy, tapi ga cukup buat aku hanyut karena dalam dua minggu itu, tugas umumku selesai dikerjakan. Saat liburanku habis dan waktunya kembali ke Jogja, diluar rencana aku didera masalah keluarga pelik yang terpaksa menunda keberangkatanku ke Jogja. Alhasil, aku bolos dua minggu kuliah pertama di semester 5.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Meninggalkan keadaan yang masih nggantung, takut kelamaan bolos (bahkan aku sempat kepikiran buat cuti kuliah), akhirnya aku berangkat ke Jogja. Beruntung bahwa urusan regristrasi, pembayaran, dan KRS-an udah kutitipin temen. Aku ngerasa aneh tiba-tiba langsung masuk ke periode kuliah sibuk setelah ketinggalan dua minggu santai, jadi kayak barusan bangun dari mimpi. Hari-hari ngejar ketinggalan, nemui dosen minta tugas susulan, sampai harus ngadepin pertanyaan dosen mengenai tugas khusus yang harus dijawab jujur bahwa aku belum punya ide gimana nyelesainnya membawa tekanan baru yang ternyata tetep ga bisa ngelepasin pikiranku dari masalah keluarga yang belum selesai. I was so tangled. Aku beruntung karena punya temen-temen yang luar biasa, yang “&lt;i style=""&gt;treat me so sweet&lt;/i&gt;”, ditambah hari-hari penuh sms, telp, dan message dari cowokku, &lt;i style=""&gt;nice boy&lt;/i&gt;, menjaga aku tetap ngerasa hidup. Sayang, ga berapa lama kemudian, hubungan kami bermasalah sampai akhirnya kami harus putus. Bad timing, aku ga pengen sendirian di saat-saat seperti itu, but nothing I could do.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Hari-hari berikutnya penuh darah dan air mata (hiperbolis banget neeh, darahnya boongan walaupun air matanya beneran) dalam pengerjaan tugas khusus. Bolak-balik perpustakaan, toko buku, internet, kampus, kamar, konsultasi kemanapun aku bisa konsultasi. Kadang sampe berhari-hari ga keluar kamar bahkan ga ngampus cuma buat berusaha memahami sesuatu. Dad pernah nyaranin aku buat ngelepasin ini semua dan ngulang aja semester depan karena ga tega liat aku stress banget, but ini udah sunk cost n’ ga mungkin aku tinggalin. Aku harus nemuin cara bagaimana menganalisa hubungan enam variabel (dua terikat dan empat bebas) dalam pengendalian mutu pengemasan folding box. Jujur, nilaiku ga pernah memuaskan buat mata kuliah statistika dasar, statistika industri, maupun pengendalian mutu. Dosen pembimbing ga mengijinkan analisa terpisah buat keenam variabel itu, dan menyarankan aku baca buku multivariate statistic buat nemuin metodenya, aku nemuin Manova (Multivariate Analysis of Varian) di buku Advanced Statistic yang kira-kira bisa jadi solusi masalahku. Weleh, orang yang dasar aja ga ngerti, seperti dugaanku, aku bingung sama analisa rumit berbahasa linggis dari buku itu. Jadi, aku memutuskan harus mulai mempelajari statistika dari awal lagi, jadi tau kenapa nilai statistikku ga pernah bagus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Sampai kemudian aku punya gambaran tentang Manova, masalah belum juga selesai, sebagai rangkaian pengolahan data, berbagai analisa lain baik pra dan pasca Manova juga harus dilakukan, uji normalitas, homokedastisitas, uji outlier, dan sodara-sodaranya. Aku yang juga buta software statistika, baru pertama kalinya berhadapan dengan SPSS, masukin dan ngolah data sambil bawa panduannya, habis itu baca buku statistika lagi buat ngeliat apa arti outputnya. “Hyang Widhi…..berilah hamba kekuatan”, doaku. Ga tau entah itu keajaiban atau kesaktian yang datang tiba-tiba dalam keadaan mendesak karena dipepet waktu, akhirnya analisaku selesai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Aku ga tau kenapa moment-moment pengerjaan tugas khusus itu begitu membekas di pikiranku. Apa karena pengerjaannya yang menguras begitu banyak energy, atau lebih kepada kejadian-kejadian dramatis yang menyertainya. However, aku dapet nilai yang memuaskan untuk laporan kerja praktekku ini. Aku juga belajar begitu banyak. Aku belajar bagaimana seharusnya sebuah penelitian dilakukan, belajar bagaimana menghidupkan terus semangat dalam diri, dan mungkin yang paling terasa adalah belajar bagaimana bekerja dibawah tekanan. 194 halaman bercover merah, laporanku bisa dinikmati diperpustakaan jurusan TIP (Lab Sisprod). Akhir kata, semoga laporanku membawa manfaat untuk banyak orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-2956498036172975356?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/2956498036172975356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/my-jatek-my-bloody-job.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/2956498036172975356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/2956498036172975356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/my-jatek-my-bloody-job.html' title='My Jatek, My Bloody Job'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8752688718514532290.post-1516183315100437645</id><published>2008-05-15T19:01:00.000+08:00</published><updated>2008-05-15T19:06:57.175+08:00</updated><title type='text'>Hari pertama bloging</title><content type='html'>so...so...so....&lt;br /&gt;aku sebenernya pengen banget ngasi nama blog ini dengan nama bubble gum atau chewing gum, tapi berhubung udah dipake namanya, jadi terpaksa aku ganti deh, jadi biar tetep ada unsur bubble gum dan chewing gum-nya, jadilah aku kasi nama tastebubblegum dan judul "blog yang chewy banget"&lt;br /&gt;baru kali ini sih aku belajar ngeblog, selain di friendster tentunya.&lt;br /&gt;Jadi, jadi, jadi, blum banyak lah yang aku bisa blog-in sekarang&lt;br /&gt;Tunggu ntar lah....&lt;br /&gt;Soo..... to make you feel more chewy, taste the bubble gum.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8752688718514532290-1516183315100437645?l=tastebubblegum.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/feeds/1516183315100437645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/hari-pertama-bloging.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/1516183315100437645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8752688718514532290/posts/default/1516183315100437645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tastebubblegum.blogspot.com/2008/05/hari-pertama-bloging.html' title='Hari pertama bloging'/><author><name>Ary Dhamayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16123710550108014994</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Cj7OOT6j4iU/TMc6iwoN1vI/AAAAAAAAACk/2b8GqvmLtu0/S220/utk+kemu.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
